Perjalanan pemikiran manusia dari 500 SM hingga abad ke-20. Klik filsuf untuk detail lengkap.
551 SM β 479 SM Β· Tiongkok
Filsuf dan guru besar dari Tiongkok yang pemikirannya membentuk kebudayaan Asia Timur selama ribuan tahun. Konfusius menekankan etika sosial, harmoni keluarga, dan pemerintahan yang bajik.
470 SM β 399 SM Β· Yunani
Sokrates adalah filsuf Yunani kuno yang dianggap sebagai bapak filsafat Barat. Ia mengembangkan metode tanya-jawab (dialektika) untuk mencari kebenaran. Ia dihukum mati karena dianggap merusak moral pemuda.
428 SM β 348 SM Β· Yunani
Murid Sokrates yang mendirikan Akademi di Athena. Plato mengembangkan teori Dunia Ide β bahwa realitas sejati adalah bentuk-bentuk abstrak yang sempurna, bukan benda fisik yang kita lihat.
384 SM β 322 SM Β· Yunani
Murid Plato dan guru Alexander Agung. Aristoteles meletakkan dasar logika formal, biologi, fisika, dan etika. Berbeda dengan Plato, ia percaya realitas ada di dunia nyata, bukan di dunia ide.
1596 M β 1650 M Β· Prancis
Bapak filsafat modern. Descartes meragukan semua hal yang dapat diragukan untuk menemukan kebenaran yang pasti. Ia menyimpulkan bahwa satu-satunya yang tidak bisa diragukan adalah eksistensi dirinya sebagai pemikir.
1632 M β 1704 M Β· Inggris
Pelopor empirisme Inggris dan liberalisme politik. Locke berpendapat pengetahuan berasal dari pengalaman indera, bukan dari ide bawaan. Ia juga meletakkan dasar teori demokrasi modern.
1711 M β 1776 M Β· Skotlandia
Hume membawa empirisme ke kesimpulan radikalnya. Ia mempertanyakan kausalitas, identitas diri, dan fondasi moralitas. Pemikirannya 'membangunkan' Kant dari 'tidur dogmatisnya'.
1724 M β 1804 M Β· Jerman
Salah satu filsuf paling berpengaruh dalam sejarah. Kant mensintesis rasionalisme dan empirisme, berpendapat bahwa pikiran aktif membentuk pengalaman. Dalam etika, ia mengembangkan deontologi berbasis kewajiban.
1844 M β 1900 M Β· Jerman
Nietzsche adalah kritikus keras moralitas tradisional dan agama. Ia menyerukan penciptaan nilai-nilai baru melalui figur Γbermensch (manusia super). Pengaruhnya pada filsafat, sastra, dan budaya abad ke-20 sangat besar.
1905 M β 1980 M Β· Prancis
Bapak eksistensialisme abad ke-20. Sartre berpendapat manusia 'dikutuk untuk bebas' β kita sepenuhnya bertanggung jawab atas pilihan kita tanpa Tuhan atau sifat dasar yang menentukan kita.